DEFINISI
Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan
untuk mendeteksi danmenghapus virus komputer dari sistem komputer. Disebut juga
Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem
komputer telahterinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat
lunak ini berjalan dilatar belakang (background) dan melakukan pemindaian
terhadap semua berkas yangdiakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika
disimpan).Yang dimaksud dengan perangkat lunak atau software antivirus adalah
sebuah jenisperangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi virus yang ada pada
komputerlalu kemudian menghapus virus yang ada pada sistem komputer. Perangkat
lunakantivirus disebut juga virus protection software. Dengan perangkat lunak
ini kitadapat mengetahui apakah sebuah sistem komputer terkena sebuah virus
atau tidak.Pada umumnya, perangkat lunak ini berjalan pada latar belakang atau
backgrounddan juga melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses.
SEJARAH
Sejarah Perkembangan Antivirus Sedangkan
sejarah perkembangan program antivirus dibagi dalam beberapa generasi,yakni
sebagai berikut ;
#Generasi pertama #
Berupa scanner sederhana, antivirus
menscan program untuk menemukan tanda-tanda keberadaan signature virus. Teknis
ini terbatas hanya untuk mendeteksi virus-virus yang telah dikenal.
#Generasi kedua#
Berupa “scanner yang pintar” (heuristic
scanner). Antivirus menggunakan aturan-aturan pintar (heuristic rules) untuk
mencari kemungkinan infeksi virus.
#Generasi ketiga#
Antivirus bekerja berupa jebakan-jebakan
aktivitas (activity trap). Program antivirusini merupakan program yang menetap
di memori (memory resident program).Program ini mengidentifikasi virus melalui
aksi- aksinya bukan dari struktur programyang diinfeksi.
#Generasi keempat#
Antivirus berupa proteksi penuh (full
featured protection). Antivirus generasi inimenggunakan beragam teknik
antivirus secara bersamaan. Teknik-teknik ini meliputiscanning dan
jebakan-jebakan aktivitas.Beberapa anti virus gratis yang menjadi referensi
untuk memusnahkan virus-virus diatas diantaranya adalah PC Mav, Ansav, Free
AVG, Kaspersky, Avira, Smadavdan masih banyak lagi. Anti virus tersebut
memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, oleh karena itu para pengguna
computer diharapkan semakin cerdasdan bijak dalam mengaplikasikan komputer dengan
mengiukuti terus perkembangan.
Beberapa Produsen dan Produk antivirus.
|
Produsen
|
Produk
|
Situs Web
|
|
Central Command Software
|
||
|
Soufi Media Software - Group
|
||
|
Authentium
|
||
|
Computer Associates
|
eTrust
|
|
|
Cybersoft
|
||
|
DialogueScience
|
SpIDer Guard
|
|
|
A-DSoF Software
|
||
|
Eset Software
|
NOD32
|
|
|
Fermose
|
Fermose Antivirus
|
|
|
Frisk Software
|
F-Prot Antivirus
|
|
|
F-Secure
|
F-Secure Anti-virus
|
|
|
GeCAD
|
RAV AntiVirus
|
|
|
H+BEDV Datentechnik
|
AntiVir dan AntiVir Personal Edition
|
|
|
HAURI
|
ViRobot, DataMedic, Live-Call
|
|
|
Hiwire Computer and Security
|
WinProof dan ExcelProof
|
|
|
Ikarus
|
Die Klinik
|
|
|
INPAG
|
||
|
Kaspersky Anti-Virus (AVP)
|
||
|
Leprechaun Software
|
VirusBUSTER II
|
|
|
Messagelabs
|
email scanning services
|
|
|
MicroWorld Software
|
eScan
|
|
|
MKS
|
MKS Vir
|
|
|
Network Associates
|
McAfee Anti-Virus dan McAfee Virus Scan
|
|
|
NetZ Computing
|
InVircible AV
|
|
|
Norman Data Defense Systems
|
Norman Virus Control dan Norman Security
Suite
|
|
|
Panda Software
|
Panda AntiVirus dan NanoScan
|
|
|
Per Systems
|
Per AntiVirus
|
|
|
PO-Hackers
|
PO-Security
|
|
|
Proland Software
|
Protector Plus
|
|
|
Safetynet
|
VirusNet PC and VirusNet LAN
|
|
|
SMADAV
|
||
|
Softwin
|
BitDefender
|
|
|
PramAV PramereSecurity Lab
|
PramAV
|
|
|
Sophos
|
Sophos Anti-Virus
|
|
|
S.R. Labs
|
Sven7 Antivirus
|
|
|
Sybari Software
|
Antigen for Microsoft Exchange
|
|
|
Norton Antivirus dan Symantec Antivirus
Corporate Edition
|
||
|
Spensav
|
Spensav Antivirus
|
|
|
VirusBuster Ltd.
|
VirusBuster
|
|
|
Clam
|
||
|
PC Tools (company)
|
PC Tools antivirus
|
|
CARA KERJA ANTIVIRUS
Sebagian besar antivirus
bekerja dengan beberapa teknik seperti di bawah ini:
• Teknik Pertama : Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature atau istilah lainnya adalah virus signature database: Cara kerja antivirus inimerupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh jenis antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan suatu virus pada komputer dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh pencipta antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, kemampuan pengapusan virus dan juga beberapa kategori yang lain. dengan cara ini perangkat lunak antivirus dapat dikatakan cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksike beradaan virus-virus yang telah dianalisa oleh pembuat antivirus, tapi cara tradisional ini tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga nanti basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem.
• Teknik Pertama : Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature atau istilah lainnya adalah virus signature database: Cara kerja antivirus inimerupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh jenis antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan suatu virus pada komputer dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh pencipta antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, kemampuan pengapusan virus dan juga beberapa kategori yang lain. dengan cara ini perangkat lunak antivirus dapat dikatakan cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksike beradaan virus-virus yang telah dianalisa oleh pembuat antivirus, tapi cara tradisional ini tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga nanti basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem.
• Teknik Kedua : Pendeteksian dengan cara melihat bagaimana virus itu bekerja :Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System. Cara ini sering dinamakan juga sebagai Behavior – blocking detection. Cara ini memakai kebijakan yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika terdapat tanda-tanda pada perangkat lunak yang “tidak wajar” menurut kebijakan yangditerapkan, contohnya adalah sebuah perangkat lunak yang mencoba melakukanpengaksesan address book atau buku alamat untuk mengirimkan e-mail secaramassal kepada alamat email yang berada di dalam address book tersebut (hal inisering dipakai oleh virus untuk menularkan virus dari satu ke komputer ke komputer lain melalui akses internet dengan fasilitas email), dengan mengetahui cara kerjavirus tersebut maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak yang bergerak tidak wajar akibat virus tersebut.
Perangkat lunak Antivirus juga bisa mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dengan menggunakan cara ini ialah antivirus dapat mendeteksi keberadaan virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, cukup jelas karena antivirus model seperti ini berkerja dengan cara memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan bukan memantau data, jadi seringnya antivirus membuat alarm palsu {jika konfigurasi antivirus terlalu „keras‟}, atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembang biak dan menyebar di dalam sistem {ikakonfigurasi antivirus terlalu “lunak}.Saat ini perangkat lunak antivirus yang menggunakan teknik kedua atau Behavior –blocking detection masih sedikit. Tapi nanti suatu saat di masa mendatang kemungkinan besar akan menggunakan teknik ini, atau menggunakan dua teknik dalam satu pake software antivirus.
Sumber :


No comments:
Post a Comment