Saturday, September 7, 2013

PERKEMBANGAN ANTIVIRUS

DEFINISI


\

          Antivirus adalah sebuah jenis perangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi danmenghapus virus komputer dari sistem komputer. Disebut juga Virus Protection Software. Aplikasi ini dapat menentukan apakah sebuah sistem komputer telahterinfeksi dengan sebuah virus atau tidak. Umumnya, perangkat lunak ini berjalan dilatar belakang (background) dan melakukan pemindaian terhadap semua berkas yangdiakses (dibuka, dimodifikasi, atau ketika disimpan).Yang dimaksud dengan perangkat lunak atau software antivirus adalah sebuah jenisperangkat lunak yang digunakan untuk mendeteksi virus yang ada pada komputerlalu kemudian menghapus virus yang ada pada sistem komputer. Perangkat lunakantivirus disebut juga virus protection software. Dengan perangkat lunak ini kitadapat mengetahui apakah sebuah sistem komputer terkena sebuah virus atau tidak.Pada umumnya, perangkat lunak ini berjalan pada latar belakang atau backgrounddan juga melakukan pemindaian terhadap semua berkas yang diakses.
  
SEJARAH

Sejarah Perkembangan Antivirus Sedangkan sejarah perkembangan program antivirus dibagi dalam beberapa generasi,yakni sebagai berikut ;


 #Generasi pertama #


Berupa scanner sederhana, antivirus menscan program untuk menemukan tanda-tanda keberadaan signature virus. Teknis ini terbatas hanya untuk mendeteksi virus-virus yang telah dikenal.


 #Generasi kedua#


Berupa “scanner yang pintar” (heuristic scanner). Antivirus menggunakan aturan-aturan pintar (heuristic rules) untuk mencari kemungkinan infeksi virus.


#Generasi ketiga#


Antivirus bekerja berupa jebakan-jebakan aktivitas (activity trap). Program antivirusini merupakan program yang menetap di memori (memory resident program).Program ini mengidentifikasi virus melalui aksi- aksinya bukan dari struktur programyang diinfeksi. 


#Generasi keempat#


Antivirus berupa proteksi penuh (full featured protection). Antivirus generasi inimenggunakan beragam teknik antivirus secara bersamaan. Teknik-teknik ini meliputiscanning dan jebakan-jebakan aktivitas.Beberapa anti virus gratis yang menjadi referensi untuk memusnahkan virus-virus diatas diantaranya adalah PC Mav, Ansav, Free AVG, Kaspersky, Avira, Smadavdan masih banyak lagi. Anti virus tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing, oleh karena itu para pengguna computer diharapkan semakin cerdasdan bijak dalam mengaplikasikan komputer dengan mengiukuti terus perkembangan.




Beberapa Produsen dan Produk antivirus.
Produsen
Produk
Situs Web
Central Command Software
Soufi Media Software - Group
Authentium
Computer Associates
eTrust
Cybersoft
DialogueScience
SpIDer Guard
A-DSoF Software
Eset Software
NOD32
Fermose
Fermose Antivirus
Frisk Software
F-Prot Antivirus
F-Secure
F-Secure Anti-virus
GeCAD
RAV AntiVirus
H+BEDV Datentechnik
AntiVir dan AntiVir Personal Edition
HAURI
ViRobot, DataMedic, Live-Call
Hiwire Computer and Security
WinProof dan ExcelProof
Ikarus
Die Klinik
INPAG
Kaspersky Anti-Virus (AVP)
Leprechaun Software
VirusBUSTER II
Messagelabs
email scanning services
MicroWorld Software
eScan
MKS
MKS Vir
Network Associates
McAfee Anti-Virus dan McAfee Virus Scan
NetZ Computing
InVircible AV
Norman Data Defense Systems
Norman Virus Control dan Norman Security Suite
Panda Software
Panda AntiVirus dan NanoScan
Per Systems
Per AntiVirus
PO-Hackers
PO-Security
Proland Software
Protector Plus
Safetynet
VirusNet PC and VirusNet LAN
SMADAV
Softwin
BitDefender
PramAV PramereSecurity Lab
PramAV
Sophos
Sophos Anti-Virus
S.R. Labs
Sven7 Antivirus
Sybari Software
Antigen for Microsoft Exchange
Norton Antivirus dan Symantec Antivirus Corporate Edition
Spensav
Spensav Antivirus
Trend Virus Control System dan PC-Cilin
VirusBuster Ltd.
VirusBuster
Clam
PC Tools (company)
PC Tools antivirus


CARA KERJA ANTIVIRUS



Sebagian besar antivirus bekerja dengan beberapa teknik seperti di bawah ini:
• Teknik Pertama : Pendeteksian dengan menggunakan basis data virus signature atau istilah lainnya adalah virus signature database: Cara kerja antivirus inimerupakan pendekatan yang banyak digunakan oleh jenis antivirus tradisional, yang mencari tanda-tanda dari keberadaan suatu virus pada komputer dengan menggunakan sebagian kecil dari kode virus yang telah dianalisis oleh pencipta antivirus, dan telah dikatalogisasi sesuai dengan jenisnya, ukurannya, kemampuan pengapusan virus dan juga beberapa kategori yang lain. dengan cara ini perangkat lunak antivirus dapat dikatakan cepat dan dapat diandalkan untuk mendeteksike beradaan virus-virus yang telah dianalisa oleh pembuat antivirus, tapi cara tradisional ini tidak dapat mendeteksi virus yang baru hingga nanti basis data virus signature yang baru diinstalasikan ke dalam sistem.

• Teknik Kedua : Pendeteksian dengan cara melihat bagaimana virus itu bekerja :Cara kerja antivirus seperti ini merupakan pendekatan yang baru yang dipinjam dari teknologi yang diterapkan dalam Intrusion Detection System. Cara ini sering dinamakan juga sebagai Behavior – blocking detection. Cara ini memakai kebijakan yang harus diterapkan untuk mendeteksi keberadaan sebuah virus. Jika terdapat tanda-tanda pada perangkat lunak yang “tidak wajar” menurut kebijakan yangditerapkan, contohnya adalah sebuah perangkat lunak yang mencoba melakukanpengaksesan address book atau buku alamat untuk mengirimkan e-mail secaramassal kepada alamat email yang berada di dalam address book tersebut (hal inisering dipakai oleh virus untuk menularkan virus dari satu ke komputer ke komputer lain melalui akses internet dengan fasilitas email), dengan mengetahui cara kerjavirus tersebut maka antivirus akan menghentikan proses yang dilakukan oleh perangkat lunak yang bergerak tidak wajar akibat virus tersebut. 


Perangkat lunak Antivirus juga bisa mengisolasi kode-kode yang dicurigai sebagai virus hingga administrator menentukan apa yang akan dilakukan selanjutnya. Keuntungan dengan menggunakan cara ini ialah antivirus dapat mendeteksi keberadaan virus-virus baru yang belum dikenali oleh basis data virus signature. Kekurangannya, cukup jelas karena antivirus model seperti ini berkerja dengan cara memantau cara kerja perangkat lunak secara keseluruhan bukan memantau data, jadi seringnya antivirus membuat alarm palsu {jika konfigurasi antivirus terlalu „keras‟}, atau bahkan mengizinkan virus untuk berkembang biak dan menyebar di dalam sistem {ikakonfigurasi antivirus terlalu “lunak}.Saat ini perangkat lunak antivirus yang menggunakan teknik kedua atau Behavior –blocking detection masih sedikit. Tapi nanti suatu saat di masa mendatang kemungkinan besar akan menggunakan teknik ini, atau menggunakan dua teknik dalam satu pake software antivirus.




Sumber :

No comments:

Post a Comment