Di Indonesia masih jarang kita mendengar istilah 4G atau
fourth-generation technology karena terbatasnya teknologi penunjang berupa satelit. Namun kita perlu tahu bahwa sekarang di dunia telah hadir teknologi tersebut. Untuk itu saya akan membahas sedikit tentang Teknologi 4G.
SEJARAH
Perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut:
- Generasi pertama: hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System).
- Generasi kedua: dijadikan standar komersial dengan format digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA 2000 1xRTT.
- Generasi ketiga: digital, mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA 2000 1xEV-DO.
 |
| Speed On 4G |
Antara generasi kedua dan generasi ketiga, sering disisipkan Generasi 2,5 yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang masuk kategori 2,5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (
General Packet Radio Service) dan EDGE (
Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (
Packet Data Network) pada domain CDMA. 4G merupakan pengembangan dari teknologi 3G. Nama resmi dari teknologi 4G ini menurut IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) adalah "
3G and beyond". Sebelum 4G, High-Speed
Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan
Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik arah turun)
Tulisan yang sarat pengetahuan, coba menulis ttg Sistem Informasi berbasis komputer ( CBIS ), Evoulusi Komputer, Organisasi dan Arsitektur Komputer.
ReplyDelete